Kesalahan Youtuber Pemula yang Wajib Diketahui

Tips Youtuber Pemula

Youtube seolah menjadi magnet bagi semua orang, baik tua, mudah bahkan anak-anak  sekalipun pasti mengenal platform video sharing ini. Youtube sekarang juga menjadi ladang bisnis dengan prospek yang menjanjikan. Daya tarik inilah yang menjadi salah satu pemicu banyaknya minat orang awam untuk menjadi seorang Youtuber sukses.

Tak sedikit para Youtuber yang telah berhasil malah berlomba-lomba membuat konten video yang memperlihatkan hasilnya dari bermain Youtube, sehingga semakin menambah riuh para orang awam untuk mengikuti jejak para Youtuber sukses ini. Tetapi banyak juga yang mengalami kegagalan.

Nah pada artikel ini Denpono.com akan membagikan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh Youtuber pemula, berikut ulasannya :


1. Terlalu Ribut dengan Peralatan

Banyak sekali kita temui Youtuber pemula yang sibuk memikirkan peralatan yang mereka gunakan, baik itu kamera, gimbal, tripod dan peralatan pendukung lainnya. Para pemula ini biasanya akan kebingungan memilih dan memilah peralatan yang dirasa cocok untuk mereka. Padahal kalau tujuan utama kan membuat video, jadi manfaatkan peralatan yang ada terlebih dahulu.

Disisi lain, ketika Youtuber pemula ini sibuk memikirkan kamera dan tidak lekas berkarya, ada orang lain yang sudah mulai berkarya walaupun hanya menggunakan kamera smartphon. Seperti contohnya channel Hajar Pamuji, Bayu Skak, Bang Tutorial, Lauqul Fachri, dan Siboen Natural. Mereka semua memulai berkarya hanya dengan menggunakan peralatan seadanya.

Proseslah yang bisa menjadikan mereka sampai sekarang ini, memiliki banyak subscriber, ditonton banyak orang dan kualitas video yang bagus.


2. Upload Video Setiap Hari

Anggapan diatas tidak salah, akan tetapi akan menjadi masalah jika tidak dibarengi dengan kualitas. Kuantitas tanpa dibarengi Kualitas hanya akan membuat rugi. Upload setiap hari ini akan sangat membantu apabila konten yang disajikan tidak lazim atau tidak banyak orang tahu dan lakukan.

Semisal Channel Siboen Misteri, menyajikan konten video yang unik yaitu berpetualang di malam hari hanya untuk mencari hal-hal ghaib. Karena keunikan inilah apabila melakukan upload setiap hari akan sangat bermanfaat. Suatu saat salah satu beberapa dari videonya pasti akan mendapat "momentum" sehingga membuat channelnya berkembang.

Intinya adalah belajar untuk membuat konten video yang unik dan memiliki target penonton. Kalau hanya biasa-biasa saja mending kuota internetnya ditahan dulu untuk mencari hal-hal yang berfaedah lainnya.


3. Hanya Mencari Uang dari Adsense

Pada umumnya Youtuber pemula terjun ke dunia Youtube dikarenakan termotivasi ingin mendapatkan bayaran dari Google Adsense. Tetapi apakah salah jika demikian ? tentu tidak, karena memang Youtube mau membayar mitranya (Youtuber).

Tetapi jika pada awal mula membangun sesuatu hanya karena materi atau uang maka akan terasa berat, itulah mengapa banyak Youtuber pemula yang gagal. Jadi yang harus dilakukan adalah merubah mindset agar tidak selalu fokus ke materi. Akan tetapi fokuslah membuat karya yang bagus dan bermanfaat maka dengan sendirinya uang dari Adsense akan mengikuti.

Baca Juga : 3  Cara Mendapatkan Uang Dari Google Adsense


4. Reuploader

Karena mindset yang keliru maka seorang pemula dapat menghalalkan segala cara, seperti ingin mengejar jumlah konten dalam channelnya malah mencuri video orang lain lalu di upload atau unggah ulang ke channelnya. Tindakan ini tidaklah benar karena sangat berdampak buruk terhadap kelangsungan dari channel.

Dampak yang bisa diterima misalnya seperti dicekalnya video sampai di banned alias channel dihapus oleh pihak Youtube. Jika sudah seperti ini maka akan sangat rugi sekali mengingat berapa jumlah waktu dan tenaga yang terbuang sia-sia. Lebih baik bermain jujur dan selalu memperbaiki kualitas video. Ketahuilah rejeki tidak akan tertukar asal kita mau terus berusaha dan tekun menjalaninya.


5. Melakukan Sub4sub

Kebijakan terbaru dari Youtube agar suatu Channel bisa dimonetisasi adalah harus memenuhi syarat yaitu dalam 12 bulan terakhir harus memiliki jumlah minimal sebanyak 1000 subscriber dan 4000 jam penayangan.

Lagi-lagi karena mengejar uang seorang youtuber pemula mencari jalan pintas agar bisa lolos dari syarat diatas yaitu dengan cara Sub4Sub dan Views4Views. Maksud dari kegiatan ini adalah antar youtuber pemula ini akan saling subscribe dan menonton video satu sama lain. Kegiatan ini dilakukan berulang-ulang dan terus menerus hingga tercapai syarat monetisasi.

Setelah syarat terpenuhi maka biasanya Youtuber pemula ini akan masuk ke tahap verifikasi channel oleh youtube. Namun biasanya verifikasi channel youtube dengan cara seperti ini akan memerlukan waktu yang sangat lama jika dibandingkan dengan cara yang natural. Bahkan tak jarang berujung dengan penolakan.

Jika melihat dari kebijakan Youtube maka kegiatan ini termasuk kedalam pelanggaran. Maka karena itu lebih baik bermain secara natural agar waktu dan tenaga tidak terbuang dengan sia-sia.

Itulah 5 Kesalahan Youtuber Pemula yang Wajib Diketahui, dari pembahasan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa segala sesuatu tidak bisa dilakukan dengan instan, diperlukan kerja keras dan ketekunan agar mendapatkan hasil yang maksimal. Seperti Kisah Perjuangan Dimas Pratama dan Channel Youtube Hajar Pamuji, memulai dari bawah hingga kini bisa menjadi Youtuber sukses. Sekian artikel pada kesempatan ini, apabila ada pertanyaan silahkan tinggalkan pada kolom komentar di bawah, terimakasih.

0 Response to "Kesalahan Youtuber Pemula yang Wajib Diketahui"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel